HARI SABTU, 17 MARET 2018
Weekend ? Tentu paling dinantikan oleh seluruh orang tidak hanya kalangan
siswa, mahasiswa bahkan para pekerja juga memanfaatkkan liburan. Bersama dengan
temanku si Nurul, aku berjalan-jalan mengelilingi wisata di Semarang. Ternyata
banyak lokasi wisata yang bagus, namun kami terkendala jarak dan kendaraan.
Kendala tersebut tidak menghalangi kami untuk jalan-jalan.
Sekamir pukul 09.00 WIB, aku berangkat dari kos menuju ke Stasiun Poncol
Semarang. Aku naik Trans Semarang untuk mencapai tujuanku. Jarak dari Klipang
ke Stasiun Poncol Semarang sekamir 1,5 jam dengan menggunakan Trans Semarang. Aku
harus turun di Jln. Imam Bonjol dekat UDINUS untuk transit terlebih dahulu. Jarak
dari UDINUS ke Stasiun Poncol sekamir 15 menit. Tak lama kemudian, aku turun di
pintu keluar tepat didepan Stasiun Poncol.
Didepan Stasiun Poncol
Aku menelfon nurul untuk menanyakan keberadaanya. Alhasil aku tepat sampai
di Stasiun Poncol pukul 10.45, kami berfoto-foto ria terlebih dahulu. Perjalanan
selanjutnya, kami menuju ke lawang sewu untuk destinasi pertama. Jarak Stasiun
Poncol ke Lawang Sewu sangat dekat, kami memutuskan naik grab. Yang aku suka di
Lawang Sewu pasti ada penjual “DAWET AYU”. Sejak pertama kali menikmati
dawetnya, aku sangat menyukainya. Duh alay hehe
Berhubung hari sabtu, lawang sewu sangat padat dipenuhi oleh para wisatawan
dari berbagai penjuru. Kami tetap antri diloket untuk melakukan pembayaran. Kami
menghabiskan waktu di lawang sewu sekamir 2 jam. Aktifitas kami yaitu mengobrol
dan berfoto ria. Banyak spot yang bagus dilawang sewu sehingga kami mencari
spot yang menarik. Namun, sangat disayangkan gedung lantai 2 di lawang sewu
sedang dalam proses pembangunan. Kami tidak bisa menikmati secara menyeluruh. Pada
umumnya, di wisata jika musim liburan sangat ramai dan tidak kondusif.
Setelah 2 jam kemudian, kami makan terlebih dahulu disamping Lawang Sewu.
Alhasil kami makan gudeg dan es teh seharga 15 ribu rupiah. Aku memahami harga
makan yang mahal, karena letaknya didekat tempat wisata. Sekamir pukul 15.00,
kami pergi ke Kota Lama Semarang. Januari lalu aku juga Kota Lama Semarang,
namun belum mengelilingi secara menyeluruh sehingga aku memanfaatka kesempatan
ini. Usut punya usut, setelah aku mengelilingi Kota Lama Semarang yang cukup
luas. Aku menemukan spot foto yang bagus dan menarik. Kami berdua sangat senang
sekali, serasa di luar negeri. Pokoknya bagus deh.
Setelah 2 jam di Kota Lama Semarang, kami memutuskan untuk pulang ke kosku.
Kami menunggu BRT didekat Kota Lama Semarang. Selanjutnya kami turun didekat RS.
WONGSONEGORO. Kami membeli makan malam terlebih dahulu, kemudian grab untuk
perjalanan selanjutnya agar sampai kos.
HARI MINGGU, 18 MARET 2018
Minggu pagi sebelum kami melanjutnya destinasi, kami pergi ke pasar Kethek
dekat kosku. Kami membeli pecel dan bekal untuk siang hari. Sebenarnya kami
bingung untuk menentukan lokasi destinasi kami. Tujuan kami diantaranya GOA
KREO, MAERAKACA dan BUNGA CELOSIA. Dari masing-masing lokasi tujuan tersebut
jarak tempuh juga berbeda dan tidak satu arah. Alhasil kami memutuskan untuk ke
GOA KREO dan MAERAKACA. Sebelum kami berangkat, kami rental motor terlebih
dahulu disekitar kosku. Alhasil letak rental motor kami lumayan jauh yaitu di
daerah Meteseh. Untuk mengambil motor, kami harus naik grab terlebih dahulu.
Jarak klipang ke meteseh (nama daerah : seperti nama daerah rumahku di Madiun
hihi)sekitar 15 menit.
Sekitar pukul 11.00 WIB, kami memulai perjalanan dari tembalang menuju GOA
KREO yang letaknya yaitu di Gunung Pati. Kami menempuh perjalanan sekitar 1 jam
agar sampai ditempat tujuan. Kami melewati berbagai wilayah di Kota Semarang
yang sangat luas. Hingga kami juga bertanya kepada warga sekitar lokasi tujuan
destinasi kami. Setelah kami melewati lembah hijau, kami sampai di Wisata Goa
Kreo. Alhasil kami harus antri diobjek wisata dan sistemnya per spot. Akhirnya
, kami harus mengantri selama 2 jam untuk berfoto di spot yang telah ada. Sebenarnya
aku tidak suka menunggu, karena sangat membuang waktu.
Hingga pada akhirnya kami mengambil nomer antrian dan menunggu selama 1
jam. Disisi lain aku merengek ke Nurul, akhirnya kita pergi ke Goa Kreo dan Bendungan
JatiBarang. Sekitar pukul 13.30, aku makan dengan bekal yang telah kubawa
sedangkan Nurul tetap tidak asyik karena pengen sekali foto di spot lokasi
awal. Akhirnya kami hanya memutari dibagian atas Goa Kreo. Sangat disayangkan
sekali. Tak lupa kami mengambil spot foto yang bagus disekitar Goa Kreo dan
Bendungan JatiBarang.
Wisata Salju di Goa Kreo
Wisata Salju di Goa Kreo
Sekitar pukul 14.00 WIB, kami kembali ke spot foto awal untuk melakukan
sesi pemotretan ala ala Korea waktu winter hehe. Tiket foto dan propeti sekitar
Rp. 20.00. Kami sangat senang sekali hingga pada akhirnya kami meninggalkan
lokasi wisata sekitar pukul 15.00 dan melanjutkan ke MAERAKACA. Jarak dari Goa
Kreo ke MAERAKACA sekitar 1 jam melewati Kota Semarang. Alhasil setelah kita,
menyusuri berbagai jalan. Kami bertanya kepada penduduk sekitar, ternyata kami
diberi petunjuk ke Pantai Maron dan Mangrove Edu Park. Nah, disini kami
menganggap Mangrove = MAERAKACA dan ternyata bukan. Sedih bukan?. Dan disini kami masih belum mengetahui,
akhirnya kami tetap melanjutkan perjalanan melewati Bandara Abdurahman Saleh.
Akhirnya kami masih tetap asyik menikmati perjalanan. Kami mengetahui kesalahan
lokasi destinasi kami ketika membayar loket masuk ke Mangrove Edu Park. Kami
sebenarnya ingin berbalik arah, namun kita melewati jalan yang terjal sehingga
sangat disayangkan jika kami berbalik arah.
Mangrove Edu Park
Mangrove Edu Park
Sekitar 30 menit, kami sampai di Mangrove Edu Park dan membayar kembali
tiket masuk yaitu 7.500/ orang. Dan ternyata spot foto sangat terbatas dan
monoton. Namun kami tetap menikmati suasana disekitar Mangrove Edu Park. Hal yang
membuat tidak nyaman yaitu banyak pesawat yang lewat diatas kita sehingga
membut kita ketakutan dan merinding. Gpp alay ya hehe. Hanya 1 jam kami
menghabiskan waktu di Mangrove Edu Park. Selanjutnya kami meneruskan
jalan-jalan ke Simpang Lima.
Nah, sebenarnya Nurul ingin Mie Setan. Namun, kami juga belum menemukan
lokasi Mie Setan. Akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke Mall Ciputra untuk
melihat accesoris. Dan kami tidak membeli apa-apa. Karena badan lelah, akhirnya
kami memutuskan untuk pulang. Disepanjang perjalanan kami bertanya ke penduduk
sekitar untuk mencari lokasi tujuan kami. Akhirnya kami sampai disekitar kos
kami dan mampir dahulu di Ayam Geprek. Sambil menikmati Ayam Geprek, kami
mengobrol dan mengupload foto serta mengecas hp.
So sweet moments~




