BREAKING NEWS

SISTEM


Ingin sedikit curhat sedikit tentang sistem. Apa perlunya sistem? Manfaat sistem? Langkah dalam menjalankan sistem?

Dengan adanya sistem pasti dapat mempermudah semua plan, baik dari semua segi. Baik segi administrasi atau kelembagaan. Namun terkadang sistem tersebut ada, namun tidak dijalankan dengan baik sehingga menghasilkan keputusan yang tidak terstruktur.

Kurangnya koordinasi juga membuat suatu sistem tidak berjalan dengan lancar. Segala sesuatu harus ada komunikasi untuk mendukung suatu sistem. Pada dasarnya komunikasi yang telah disampaikan kepada seseorang, memang sebaiknya harus sudah dikoordinasikan terlebih dahulu.

Anehnya, zaman sekarang sistem tersebut tidak digunakan dengan sebaik mungkin. Ada beberapa orang menyalahkan suatu sistem yang ada bahkan ada yang tidak digunakan sama sekali. Herannya lagi dizaman yang sudah maju, juga masih ada orang yang memutuskan sesuatu dalam satu pihak. Hingga ada salah satu pihak yang dibuat bingung oleh sistem yang telah dibuatnya.

Manfaat sistem justru seharusnya dapat mempercepat berjalannya suatu organisasi dan mampu mempermudah berjalannya suatu keputusan. Menyusun sistem yang baru pasti sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Namun alangkah baiknya, sistem tersebut disusun dari jauh hari hingga tidak membingungkan kesemua pihak. Apalagi keputusan yang telah dibuat secara otomatis dibatalkan.

Poin utama yaitu tidak adanya kesiapan dalam menyusun sistem dan masih ada kebimbangan diberbagai pihak. Kurangnya persiapan yang matang sehingga membuat keputusan yang ada menjadi tidak ada kejelasan. Dapat disimpulkan bahwa segala sesuatu memang harus ditelaah secara seksama dan perlu peninjauan serta tidak mudah terbawa arus yang ada.

Segala informasi yang kita dapat perlu dicermati dan digali ke berbagai pihak hingga pada akhirnya kita mendapatkn informasi yang jelas dan akurat. Terkadang sekarang, banyak informasi yang hoax (tidak diketahui tingkat kejelasannya). Bukan hanya itu, kita sebaiknya juga tidak mengandalkan hanya poin 1, namun harus punya poin 2 bahkan poin 3. Jika kita kehilangan 1 poin, maka kita bisa meraih poin yang lain. Intinya segala sesuatu harus cermat, teliti dan dicerna kejelasan informasi yang ada dan tidak menerima dengan mudahnya. 


SELEKSI BERBASIS KOMPUTER (SBK) LPDP 2018

Sebulan lalu, bulan Juli 2018 aku mengikuti tes seleksi berbasis komputer LPDP di Yogyakarta. Adapun tes SBK dibagi menjadi 3 yaitu tes TPA (Tes Potensi Akademik), soft competency dan essay on the spot writing. Oke, jadi setelah lolos tes administrasi langsung menerima informasi untuk mengikuti tes SBK. Aku memilih tes di Yogyakarta. Lokasi tes di Yogyakarta di Kantor BKN.

Aku mendapatkan jadwal pukul 11.00 dan tes berlangsung selama 2,5 jam. Adapun pembagian materi dan waktu tes dibagi menjadi 3 yaitu  
  1.  TPA (Tes Potensi Akademik) terdiri dari soal verbal, kuantitatif dan penalaran. Nah disini soal TPA ada 60. Soal yang paling banyak adalah Verbal 30 soal, kuantitatif 15 soal dan penalaran 15 soal. Waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan soal hanya 90 menit. 
  2. Soal tes soft competency sama dengan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Kita dapat menemui soal TKP jika pernah mengikuti seleksi CPNS. Ada 60 soal tes TKP dengan waktu setengah jam. 
  3. Essay on the spot writing diberi waktu soal hanya setengah jam dan langsung diberikan kasus soal.  Kemaren aku mendapatkan soal tentang pendidikan.  Didalam soal tersebut dijabarkan soal yang berkaitan dengan kebijakan tentang pendidikan yang ada diIndonesia kemudian kita diberikan diberikan pertanyaan terkait kebijakan yang ada.
Sebelum tes, kita wajib registrasi untuk mengecek semua perlengkapan yang dibutuhkan. Dalam proses registrasi, kita akan mendapatkan password untuk proses log in ke sistem BKN.

Perlu yang dicatat bahwa penilaian dari seleksi SBK LPDP ini pada nilai TPA. Total nilai TPA maksimum yaitu 300. Tidak ada pengurangan skor nilai dari tes TPA. Sistem soal dari poin 1-3 diatas dilakukan secara berurutan.

Skor tertinggi yang diperoleh dari tes di BKN Yogyakarta yaitu 235. Sedangkan aku hanya mendapatkan nilai 145. Hasil yang lolos mendapakan nilai minimum 180 untuk reguler sedangkan minimum 150 untuk afirmasi. Hasil dari tes TPA langsung muncul dilayar monitor dan kita sebenarnya sudah bisa menebak bahwa kita lolos/tidak jika kita mengetahui passing grade dari LPDP.

Dalam menjawab soal memang harus dipersiapkan dengan matang dan harus cepat dalam berfikir. Selain itu juga harus cepat dalam menjawab soal karena waktu berjalan dengan sangat cepat.

Sistem SBK ini memang tergolong baru dan belum ada pada periode sebelumnya. Jadi kita harus memperbanyak persiapan dari segi manajemen belajar dan waktu. Selamat mencoba dan semoga sukses. Amin.




                                                 Bersama Mbak Arta teman baru ketika tes.



 
Copyright © 2014 I HAVE A DREAM. Designed by OddThemes