BREAKING NEWS

SATU SETENGAH BULAN DIBLORA


Hallo blogku! Gimana kabarnya? Sudah lama aku tak menulis semenjak aku hengkang dari Semarang. Dan sekarang aku di Blora. Memang penempatanku di Blora. Tempat baru pasti membutuhkan adaptasi dengan orang yang baru. Sudah sebulan aku di Blora. Pertama aku meninggalkan Semarang dimana aku sudah nyaman dengan suasananya. Dari teman kerja, mbah kos terutama yang sangat perhatian dan kotanya meskipun panas huhu.

Dan setelah 2 bulan di Semarang, tepat tanggal 8 April aku bareng Kanitku Mas Sholeh ke Blora. Memang sebelumnya disini aku tahu suasana kotanya karena tidak pernah main kesini dan sekitar daerah sini. Awal pertama aku datang di Blora merasa sepi. Iya sepi, meskipun di Kota. Wilayah di Blora memang ada banyak, namun yang paling dikenal adalah Cepu. Disini aku ngekos lumayan dekat dengan kantor.

Tempat nongkrong

                                                         Rumah makan "Jambu Sanjaya"

Berdasarkan pengalaman, aku berbagi sedikit tentang makanan, kos, transportasi dan tempat wisata. Makanan di Blora memang sangat murah jauh lebih murah jika dibandingkan dengan Malang hehe. Saat aku membeli makanan disini meskipun sederhana sangat terjangkau sekali. Tidak heran karena memang kota Blora termasuk kota kecil dan tidak ada universitas. Meskipun kabupaten Blora luas wilayahnya lumayan besar keempat se Jawa Tengah. Dan waktu itu aku pernah 2 kali makan dengan teman kerja di rumah makan dan suasananya memang sepi sekali.

Sepertinya aku hidup di Blora sangat tentram damai dan sentosa haha Amin. Untungnya disekitar kosku memang banyak tempat kos karena ada SMK Negeri. Jadi gini sekolah diblora katanya yang ada didesa banyak yang swasta. Jadi mereka mencari sekolah yang negeri dan jarak rumah mereka dengan sekolah lumayan jauh yaitu 1-2 jam. Jadi mereka ngekos disekitar lokasi sekolah. Aku sangat suka hidup di Jawa Tengah karena orang-orangnya sangat ramah dan sopan santun. Dan tidak berbeda jauh dengan Jawa Timur begitupun suasana ketika sedang dijalan.
Nah selanjutnya topik transportasi dan ingin ku bersenandung~

Ketika aku membeli pulsa dan aku mengobrol dengan orang daerah sini. Hasilnya adalah akses daerah Blora ke kota manapun sangat sulit. Memang sulit!! Pertama, jika aku ingin bepergian dan ingin ke Terminal Blora. Terminal tersebut hanya buka sampai pukul 14.00 WIB. Minggu lalu aku pulang, akses menuju ke Madiun aku harus melewati beberapa kota. Pertama aku dari Blora harus menunju ke terminal Cepu menggunakan elp sekitar 1 jam dengan ongkos 15.000 kemudian ke terminal Ngawi menggunakan bus mini Gunung Mas sekitar 2 jam dengan ongkos 17.000 selanjutnya ke Madiun menggunakan bus Sumber Rahayu jurusan Surabaya sekitar 1 jam (lengkap dengan menunggunya) dengan ongkos 6.000. Sepanjang perjalanan aku melewati hutan belantara dan banyak wirausaha meubel.

Info yang sangat penting yaitu jam akses bus disini sangat terbatas jika bus ke Blora hanya sampai jam 15.00 WIB dan bus Gunung Mas hanya sampai jam 14.00. Ketika aku balik dari Madiun ke Blora bertemu dengan anak kuliah diperawat pas dibus. Namanya Ika. Kami mengobrol sesekali disepanjang perjalanan. Aku menanyakan tentang akses transportasi ke Solo ataupun ke Semarang kecuali dengan travel. Memang di Blora ada bus jurusan ke Solo ataupun Semarang tetapi hanya sampai jam 15.00 WIB. Selain itu, stasiun diBlora tidak ada dan harus ke Cepu dahulu. Berbeda jika menggunakan travel jurusan ke Solo atau Semarang memang selalu ready namun jamnya sudah ditentukan.

Beberapa waktu lalu, aku ingin membeli buku. Sepertinya buku yang aku inginkan tidak ada di Blora. Alhasil aku ketika pulang sekalian mampir di Gramedia. Meskipun Madiun kotanya sangat kecil namun disana sangat lengkap ditinjau dari terminal atau stasiun yang letaknya tidak jauh dengan rumah. Selanjutnya tempat wisata di Blora. Disini aku belum pernah mengunjungi obyek wisatanya. Ditunggu ya~~

Share this:

 
Copyright © 2014 I HAVE A DREAM. Designed by OddThemes